repost -Tiga-

May 31, 2009

Bagaimana aku mencintai? Tidak tahu menjelaskan bagaimana aku mencintai. Aku mencintai dia, dengan semua konsekuensi yang ada. Dengan berengusan amarah yang terpancar dari mata, dengan kecupan yang mungkin terkadang seadanya hanya karena ia tidak ingin menyakiti hatiku, dengan celotehan ringan namun menusuk ketika badanku membesar entah karena lemak atau anak kami yang berada di perutku, aku mencintainya dengan segala kelemahan dan keterbatasanku.

Aku mencintai rumahku. Setiap bagian darinya mempunyai jiwa. Disanalah anak-anakku akan tumbuh. Dinding itu yang akan menjaga anakku dari malam, ia juga yang mengajarkan anakku tentang pengorbanan ketika mereka dengan polos mencoreti semua bagian tubuhnya dan ia tetap kokoh berdiri. Dinding itu yang meredam setiap hembusan nafas orang dewasa, menyembunyikannya di antara pasir yang merapat, tak membiarkan siapapun tahu ketika aku dan ia saling membebat, ini akan tetap menjadi rahasia kami bertiga. Aku, ia dan dinding itu.

sungai mungil didalam rumah, yang mengalir untuk menciptakan gemericik air. memperlihatkan bahwa tiap benda mempunyai nyawa, seperti periku yang selalu menyuapi ikan-ikan dengan tangannya, dan menikmati euforia tiap ikan itu melompat menyaksikan sebuah kedatangan. Juga dapur dengan warna kuning gading, tempat dimana peri-peri itu mengenal bermacam warna dan buah, semua pemahaman tentang dunia akan dimulai dari sebuah dapur kecil, tiap sentimeter juga kilogram perkembangan mereka tidak luput dari jerih payah sebuah dapur.

Aku mencintai beranda. Dimana dapat kusaksikan pria yang menggenggam hatiku dengan erat berkejaran dengan peri-peri kecilnya, sambil menunggu makan malam yang akan kusiapkan untuk mereka. Dan sore hari yang terik, peri-periku akan membungkuk, lengkap dengan ayahnya mencabuti tiap helai rumput yang hadir merusak beranda kami, sambil sesekali sang ayah menyeka keringat ratu kecilnya, dan mengeluh karena aku memasak terlalu lama. Aku mencintai tiap bagian dari rumah mungil itu, tiap sudut mempunyai cerita.54943313_5a99574482

One Response to “repost -Tiga-”

  1. Meteora Says:

    Kau, selalu menggambarkan semuanya dengan jelas.. Aku seperti menonton film pendek..Membawa imajinasiku berputar, masuk dan merasakan tiap detail kata yang kau tulis..berpikir dan tak berakhir..hanya tanya! Akankah nyata atau kan sekedar wacana? Kereeennn..

    Salam hangat,
    Meteora.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.