Tujuh
June 13, 2009
MENYATUKAN KERINDUAN
Dua tempat berbeda..
Dua hati berbeda..
Satu kerinduan yang sama..
Dalam gelisah dan tanya..
Lelaki:
Aku merindukanmu..melebihi rinduku pada musim semi..
Aku benar-benar ingin bersamamu seperti lautan dan camar..
Andai kau tahu itu..
Langit, beri aku tanda..sedikit saja agar ku bisa menyampaikannya..
Berikan cahayamu dan jadikan petunjuk agar ku bisa menemukannya..
Di antara kegelapan malam dan ribuan bintang..
Perempuan :
Andai kau pun tahu..
Akulah yang seharusnya ada di sana.. memeluk dan mencumbu hati
Hanya akulah yang mengerti tentang kerinduanmu..
hanyalah aku perawan suci untuk mencintai jasad dan jiwamu
Lelaki: seperti yang selalu angin sampaikan kepadaku bahwa kamu pun merindu.
Aku tetap menunggu disini dengan segala janji yang pernah terpatri untukmu kembali..
Perempuan: Terpugar rasa yang takkan usai. Tuturmu, setiap helaan nafas yang tercipta karena luka, karena cinta, dan karena kita.
Aku tidak beranjak, aku masih menunggumu melihat goresan kayu di pasir itu, dan berlari kemari,..menemukanku.
Akhirnya..rindu itu tak pernah selesai..bukan hanya karena cinta tak ingin berbicara, namun juga waktu yang membelokkan arah mata angin ke arah sebaliknya.
dan tetap merindu..
Ollista-Meteora 2009
* Terinspirasi dari Kerinduan karya Novanka Raja.

empat
June 3, 2009

http://www.readybb.com/boyzforum/users/31346/malioboro-pojok.jpg